JOURNAL CIVIL CONNECTION https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil en-US Fri, 05 Aug 2022 07:54:26 +0000 OJS 3.2.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PEMETAAN TOPOGRAFI DENGAN METODE POLIGON https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/145 <p>Peta merupakan alat untuk melakukan komunikasi antara pembuat peta dan <br>pengguna peta, sehingga peta dapat menyajikan fungsi dan informasi dari obyek <br>digambarkan secara optimal (Ir. Suyono Sosrodarsono, 1980 ). Beberapa kegunaan <br>peta antara lain untuk kepentingan pelaporan (recording), peragaan (dispalying), <br>analisis (analysing), dan pemahaman dalam interaksi (interlation-ship). Peta dapat <br>memberikan informasi mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan permukaan <br>bumi, sehingga dapat dikatakan bahwa peta sangat penting bagi kehidupan manusia. Hal <br>tersebut dikarenakan hampir setiap kegiatan manusia berhubungan dengan aspek <br>keruangan (spatial), kelingkungan (ecological), dan kewilayahan (regional) dalam <br>muka bumi. Peta diperlukan oleh manusia untuk berbagai macam kebutuhan, baik yang <br>bersifat kebutuhan pribadi maupun kebutuhan umum. Dengan peta kita dapat <br>mengetahui dan menentukan lokasi suatu objek, serta mendapatkan informasi tentang <br>objek tersebut tanpa harus mendatangi langsung objeknya.</p> Rina Susanti, Chandra Cristalisana, Sangiru Kasmo Suweko, Rika Rahmawati, Ronni Abdilah Copyright (c) 2022 JOURNAL CIVIL CONNECTION https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/145 Fri, 05 Aug 2022 00:00:00 +0000 ANALISIS PENGARUH TINGKAT KERUSAKAN JALAN https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/147 <p>Jalan dan drainase merupakan satu kesatuan prasarana yang mendukung <br>keberjalanan fungsi suatu moda jalan, keduanya memiliki kesamaan dalam hal <br>penyediaan layanan mencapai tujuan. Salah satu penyebab kerusakan jalan yang sering <br>terjadi adalah adanya genangan air yang mengakibatkan jalan cepat rusak. Penelitian <br>yang telah dilaksanakan terkait hubungan drainase dengan kerusakan jalan diperoleh <br>kesimpulan sebagai berikut, Pada lokasi penelitian telah terdapat drainase yang <br>dibangun terutama disisi kanan dimana ruas jalan terdapat didaerah hulu sehingga <br>drainase dibangun disisi atas jalan. Berdasarkan perhitungan kondisi ruas jalan <br>Kuranten – Stadion memiliki kondisi jalan yang baik dan masih memiliki kerusakan <br>amblas dan keretakan dengan persentase yang masih minim. Saat ini yang dibutuhkan <br>pada ruas jalan Kuranten – Stadion adalah pemeliharaan rutin seperti babad rumput <br>dan pengangkatan lumpur agar disaat musim hujan tidak menyebabkan genangan air<br>dijalan.</p> Ronni Abdilah, Sangiru Kasmo Suweko, Rina Susanti, Rika Rahmawati, Chandra Cristalisana Copyright (c) 2022 JOURNAL CIVIL CONNECTION https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/147 Fri, 05 Aug 2022 00:00:00 +0000 PRESERVASI DAN PELEBARAN DENGAN METODE ANALISIS https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/149 <p>Untuk menentukan besarnya biaya pekerjaan konstruksi dari sebuah <br>bangunan (gedung, jalan, jembatan, bangunan air dll) diperlukan suatu acuan <br>dasar acuan tersebut adalah analisa biaya konstruksi (analisa harga satuan <br>pekerjaan) yang disusun melalui kegiatan penelitian produktivitas pekerjaan di <br>lapangan dan bertujuan untuk menningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiatan <br>suatu pembangunan (BSN,2002).Dalam penelitian ini dilakukan analisa <br>mengenai hasil perhitungan analisa harga satuan pekerjaan dengan metode <br>Analisa SNI dan Analisa Binamarga (k) yang kemudian dikomparasikan <br>dengan Analisa Empiris Lapangan. Penelitian ini mengambil studi kasus <br>pekerjaan pada proyek Preservasi dan Pelebaran Jalan Menuju Standar Ruas <br>Jalan Sumur-Cibaliung-Muara-Binuangeun.Persamaan dalam menghitung <br>analisa harga satuan pekerjaan untuk AC-BC dan AC-WC dan ketiga metode <br>tersebut adalah komponen meliputi upah, bahan dan peralatan. Sedangkan <br>perbedaannya adalah pada perhitungan upah dan peralatan. Upah pada analisa <br>SNI dan Lapangan hanya terdiri dari pekerja dan mandor, sedangkan Analisa <br>Binamarga (K) memuat pekerja, mandor, mekanik, operator alat, supir, dan <br>buruh terlatih. Untuk analisis peralatan pada metode SNI dan Lapangan<br>dilakukan Perhitungan total biaya oprasional yang terdiri dari oprasional alat, <br>kebutuhan bahan bakar dan upah operator, sedangkan analisa binamarga (K) <br>hanya menghitung biaya oprasional nyata tanpa memasukan upah operator <br>peralatan.Hasil komparasi untuk pekerjaan lapisan aspal AC-WC di dapat hasil <br>Analisa Binamarga (K) menghasilkan harga tertinggi dibandinglkan dengan <br>Analisa SNI dan Analisa Lapangan menghasilkan harga terendah dibandingkan <br>dengan Analisa SNI maupun Analisa Binamarga (K). Kata <br>kunci : Harga satuan pekerjaan, komparasi, Upah, Bahan, Peralatan</p> Sangiru Kasmo Suweko, Rika Rahmawati, Rina Susanti, Chandra Cristalisana, Ronni Abdilah Copyright (c) 2022 JOURNAL CIVIL CONNECTION https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/149 Fri, 05 Aug 2022 00:00:00 +0000 Kaji Ulang Perencanaan Jalan Beton Bersambung Dengan Tulangan (BBDT) https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/146 <p>Perkerasan jalan adalah salah satu unsur kontruksi jalan raya yang <br>sangat penting dalam rangka kelancaran transportasi darat sehingga memberikan <br>kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya. Sehingga perlu direncanakan dengan baik <br>berdasarkan standar dan kriteria perencanaan yang berlaku di Indonesia. Jalan merupakan <br>prasarana transportasi darat yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk <br>melakukan mobilitas. Dengan adanya pembangunan Jalan PT. Krakatau Industrial Estate <br>Cilegon ( KIEC ) diharapkan dapat membantu meningkatkan pelayanan dan dapat <br>mempelancar transportasi bagi masyarakat dan perindustrian yang ada. Namun, karena <br>Ruas jalan PT. Krakatau Industrial Estate Cilegon merupakan jalur lalu lintas padat<br>yang juga beperan besar dalam mobilisasi ekonomi di Pulau Jawa, ruas jalan ini <br>mengalami kondisi yang kurang baik karena banyak terdapat lendutan – lendutan yang <br>mana selain membahayakan tetapi juga menghambat laju transportasi. Selain itu saluran <br>drainase yang kurang memadai menyebabkan menumpuknya genangan air. Metode <br>yang dipakai Oleh Peneliti adalah Metode Deskriptif Kualitatif. Tujuan dari penelitian ini <br>adalah Untuk mengetahui tebal pelat beton yang di gunakan agar mampu menahan <br>beban kendaraan yang melintas di Kawasan Industri PT. Krakatau Industrial Estate <br>Cilegon. Hasil dari penelitian ini tebal pelat beton bersambung dengan tulangan <br>(BBDT) yang digunakan agar mampu menahan beban kendaraan yang melintas adalah <br>sebesar 22 cm dihitung menggunakan perhitungan Pd T-14-2003 Perencanaan <br>Perkerasan Jalan Beton Semen.</p> Chandra Cristalisana, Sangiru Kasmo Suweko, Rina Susanti, Rika Rahmawati, Ronni Abdilah Copyright (c) 2022 JOURNAL CIVIL CONNECTION https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/146 Fri, 05 Aug 2022 00:00:00 +0000 ANALISIS ELEMEN STRUKTUR KOLOM TERHADAP BEBAN GEMPA https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/148 <p>Pada suatu konstruksi bangunan gedung, kolom berfungsi sebagai pendukung <br>beban-beban dari struktur yang berada di atasnya untuk diteruskan ke tanah dasar <br>melalui pondasi. Beban yang umum dipikul oleh struktur kolom ini adalah beban dari <br>balok dan plat lantai yang berupa beban aksial tekan serta momen lentur.Oleh karena itu <br>dapat didefinisikan bahwa kolom ialah suatu struktur yang mendukung beban aksial <br>dengan/tanpa momen lentur. <br>Dari latar belakang dan identifikasi masalah maka masalah dapat dirumuskan <br>sebagai berikut : 1.Apakah rasio tulangan elemen struktur kolom sudah memenuhi <br>syarat ? 2. Apakah kolom sudah memenuhi syarat strong column weak beam ? 3. <br>Apakah kolom dengan dimensi 800 x 300 mm dan tulangan 18 D 16 mampu menahan <br>beban gempa dinamik (time history) ? mengingat gempa dapat mengakibatkan <br>keruntuhan bangunan, maka gedung di wilayah Pandeglang harus dibuat atau <br>direncanakan dengan memperhitungkan beban gempa yang sesui dengan peraturan <br>yang berlaku.<br>Pada penelitian ini dilakukan analisis statik ekuivalen dan analisis time history <br>pada struktur beraturan dengan sudut dalam sehingga akan diperoleh keakurasian <br>analisis statik ekuivalen terhadap analisis time history melalui perbandingan respons <br>struktur yang dihasilkan. Analisis gempa akan disesuaikan dengan peraturan terbaru <br>yang berlaku di Indonesia yaitu SNI - 1726-2019.</p> Sangiru Kasmo Suweko, Rika Rahmawati, Rina Susanti, Chandra Cristalisana, Ronni Abdilah Copyright (c) 2022 JOURNAL CIVIL CONNECTION https://ejournal.ftiunmabanten.ac.id/civil/article/view/148 Fri, 05 Aug 2022 00:00:00 +0000